Tidak Suka Minum Air Putih? Ini Dampaknya Terhadap Kesehatan Anda!

Air putih adalah sumber hidrasi yang esensial untuk menjaga keseimbangan tubuh dan mendukung fungsi organ-organ vital. Namun, tidak semua orang menyadari dampak negatif yang dapat muncul jika kita tidak cukup minum air putih. Artikel ini akan membahas beberapa dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat kekurangan asupan air putih dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi sistem imun, fokus, kulit, pencernaan, serta risiko penyakit ginjal.
1. Sistem Imun Melemah
Kurangnya asupan air dapat berkontribusi pada penurunan fungsi sistem imun. Air membantu membentuk sel darah putih, yang berperan penting dalam melawan infeksi dan penyakit. Dengan kurangnya cairan, tubuh mungkin kesulitan memproduksi sel darah putih yang cukup, sehingga meningkatkan risiko terkena infeksi.
2. Sulit Fokus
Dehidrasi dapat berdampak pada fungsi otak, menyebabkan kesulitan fokus dan konsentrasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa kehilangan cairan sekitar 2% dari berat badan tubuh dapat mengurangi kemampuan kognitif dan mempengaruhi daya ingat.
3. Kulit Kering dan Kusam
Air memainkan peran penting dalam menjaga kelembaban kulit. Kekurangan cairan dapat menyebabkan kulit menjadi kering, kusam, dan rentan terhadap masalah kulit seperti gatal-gatal dan iritasi. Mengonsumsi cukup air dapat membantu menjaga elastisitas dan kelembaban kulit.
4. Sembelit
Air memiliki peran krusial dalam menjaga kelancaran pencernaan. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan kekeringan dalam usus, yang memperlambat pergerakan makanan dan menyebabkan sembelit. Meningkatkan konsumsi air dapat membantu melunakkan tinja dan mencegah masalah pencernaan.
5. Memicu Penyakit Batu Ginjal
Dehidrasi dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Ketika tubuh tidak memiliki cukup cairan, mineral dan garam dapat berkumpul dan membentuk kristal, yang kemudian dapat berkembang menjadi batu ginjal. Memastikan asupan air yang memadai dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal.
6. Lemas dan Mudah Pusing
Kekurangan cairan dapat menyebabkan penurunan volume darah dan tekanan darah rendah, yang dapat menyebabkan rasa lemas dan pusing. Minum cukup air membantu menjaga tekanan darah dan mendukung sirkulasi yang sehat.
Sumber
https://www.harvardonline.harvard.edu/course/digital-health
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/
https://www.aad.org/
Sumber gambar
Klik Hijau